Archive for June, 2008

Masih adakah kebebasan beragama dan berkeyakinan di negeri ini dalam arti yang sesungguhnya dan sebanarnya di negeri ini? Ataukah kebebasan beragama dan menganut keyakinan (yang dianggap sesat karena berbeda dari yang diyakini banyak orang/mainsteram [?]) dengan penuh kemerdekaan hanyalah slogan pemanis dan racun yang membiuskan? Ataukah, apa yang selalu digembar-gemborkan selama ini hanyalah kepalsuan dan sangkar emas? Pertanyaan-pertanyaan ini mungkin bisa kita jawab dengan meminjam potongan syair lagu yang dinyanyikan Ari Laso,” Mana kutahu…..? (more…)

Advertisements

“O..o..kamu ketahuan, korupsi lagi.” Mungkin petikan syair lagu ini bisa kita jadikan cermin untuk menilai apa yang dialami oleh kantor (tentu saja bukan gedungnya tetapi orang-orang yang ada di dalamnya) bea cukai pada Jumat 30 Mei 2008. Mereka tertangkap tangan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) secara berjemaah dan kolektif menerima suap. Intinya, sinyalemen yang berkembang luas di masyarakat bahwa lembaga ini-bea cukai adalah salah satu sarang koruptor. (more…)